Untuk dia, dari seorang yang melihat dari kejauhan.
Raga berpindah, terbawa
langkah-langkah kecil di siang hari
lagi,tempat ini dan waktu ini
bawa seberkas ingatan,dari hari ke hari
Mataku tersentak melihat seberkas wajah
kabur pandangan dibawa perasaan
Disangka si dia yang berpapasan,
sayang hanya lamunan di tengah siang.
Angin meraba mesra kala senja menyapa
Mata dimabukkan sehelai kain penutup muka
Sesaat senyum merekah diatas muka,
tertatap wajah yang ditunggu jiwa
namun sadar raga dari imaji senja
lalu hilang senyuman begitu saja.
Langit menghitam,
terbuka rembulan di tengah tirai malam
badan tersentak ketika mata terbelalak,
tertangkap wajah yang ada dalam ingatan
Kalbu tak ingin tertipu lagi,
berusaha ia bangkit dari dunia fantasi
Pulangkan cepat jiwa yang terbang
ke dalam wadah di atas bumi
Namun wajah itu tak kunjung hilang,
tatapan dibalas gerak sapaan
lorong waktu berhenti berjalan,
saat karangan senyum lembut merekah indah
Terbayar kekecewaan yang telah terlewat
sekejap pertemuan jadi obat kerinduan
untuk malam ini
dan malam-malam yang akan datang
Senin, 07 April 2014
Daun Terakhir Yang Gugur
Semua terasa indah, semua mendekatiku.
Saat diri ini memiliki dedaunan yang indah, mereka semua mendatangiku.
Melepas penat mereka, melepas segala gundah di hati.
Mereka bercanda tawa, menceritakan segala yang menjadi kerikil di hati.
Daun-daun telah menopang mereka, batangku media daun untuk melindunginya.
Semua pasti bisa. Selama daun tetap ada.
Hari berganti hari, daun itu gugur dan gugur.
Kini yang dahulu bukanlah yang sekarang.
Semua terasa pergi menghilang.
Tinggalah diri ini bersama daun yang terakhir.
Berharap tidak akan pernah gugur.
Sayangnya aku tak menyangka, disaat ku benar-benar membutuhkan kehidupan dari daun.
Ternyata daun itu telah gugur.
Aku tak tahu harus bagaimana lagi.
Sulit untuk melanjutkan hidup tanpa daun itu.
Sulit untuk memulai hidupku yang baru.
Bukanlah hal yang mudah untuk menumbuhkan semua itu.
Mengapa segalanya harus hilang dari hadapanku.
Apakah aku begitu tidak berguna?
Sehingga daun berguguran dari rantingku.
Hanya satu harapanku,
tuk kembali bisa hidup.
Aku butuh satu daun,
tuk bisa melanjutkan hidup!
Saat diri ini memiliki dedaunan yang indah, mereka semua mendatangiku.
Melepas penat mereka, melepas segala gundah di hati.
Mereka bercanda tawa, menceritakan segala yang menjadi kerikil di hati.
Daun-daun telah menopang mereka, batangku media daun untuk melindunginya.
Semua pasti bisa. Selama daun tetap ada.
Hari berganti hari, daun itu gugur dan gugur.
Kini yang dahulu bukanlah yang sekarang.
Semua terasa pergi menghilang.
Tinggalah diri ini bersama daun yang terakhir.
Berharap tidak akan pernah gugur.
Sayangnya aku tak menyangka, disaat ku benar-benar membutuhkan kehidupan dari daun.
Ternyata daun itu telah gugur.
Aku tak tahu harus bagaimana lagi.
Sulit untuk melanjutkan hidup tanpa daun itu.
Sulit untuk memulai hidupku yang baru.
Bukanlah hal yang mudah untuk menumbuhkan semua itu.
Mengapa segalanya harus hilang dari hadapanku.
Apakah aku begitu tidak berguna?
Sehingga daun berguguran dari rantingku.
Hanya satu harapanku,
tuk kembali bisa hidup.
Aku butuh satu daun,
tuk bisa melanjutkan hidup!
Senyuman Rembulan
Ku usapa helai angin dingin yang hangatkan kerinduan
bersama relung impian, diantara puing kenangan dan mozaik harapan
bercerita pada lengkungan bulan sabit dan bintang fajar
Dia,adalah jawaban atas penantian
kuharap luka tahun silam
tak lagi kucurkan tangisan
meredupkan senyuman
membasahi indra penglihatan
bagaimanapun cinta pernah pergi
meski kini kembali menyambangi
namun kehampaan harus ku perhitungkan
rindu terbongkah, usang dalam endapan kenangan
terkuak debu asmara, menghambur pekat
masih hangat senyuman itu
Sama ketika kau berpaling dar
sebuah kejujuran telah teruraikan
mencipta samar sebuah kesimpulan
iku
Kau,masih kuharapkan..
jeda kebahagiaan tlah di akhir alinea
titik enggan kita torehkan
dan senyumanmu pembuka alinea baru
kau meminang cintaku
Mahakarya sang pencipta cinta
dalam mengasah kisah
dinaungi sinar samar terpancar
mentari berbinar
nampak jelas nanar muka ayu menawan
merona mengukir senyuman
ketika lantang ku katakan, kita balikan…
bersama relung impian, diantara puing kenangan dan mozaik harapan
bercerita pada lengkungan bulan sabit dan bintang fajar
Dia,adalah jawaban atas penantian
kuharap luka tahun silam
tak lagi kucurkan tangisan
meredupkan senyuman
membasahi indra penglihatan
bagaimanapun cinta pernah pergi
meski kini kembali menyambangi
namun kehampaan harus ku perhitungkan
rindu terbongkah, usang dalam endapan kenangan
terkuak debu asmara, menghambur pekat
masih hangat senyuman itu
Sama ketika kau berpaling dar
sebuah kejujuran telah teruraikan
mencipta samar sebuah kesimpulan
iku
Kau,masih kuharapkan..
jeda kebahagiaan tlah di akhir alinea
titik enggan kita torehkan
dan senyumanmu pembuka alinea baru
kau meminang cintaku
Mahakarya sang pencipta cinta
dalam mengasah kisah
dinaungi sinar samar terpancar
mentari berbinar
nampak jelas nanar muka ayu menawan
merona mengukir senyuman
ketika lantang ku katakan, kita balikan…
Kamis, 03 April 2014
Keberhasilan Hidup
Keberhasilan berarti banyak yang mengagumkan dan positif
Keberhasilan berarti erhasilan brti memperoleh kehormatan, kepemimpinan, disegani oleh rekan bisnis, dan populer di kalangan teman.
Keberhasilan terutama berarti kebebasan, kebebasan dari kekhawatiran, ketakutan, frustasi, dan kegagalan.
Keberhasilan berarti menang
keberhasilan,prestasi adalah tujuan hidup !!!
salah satu dari kearifan pemba
ngun keberhasilan yg paling praktis terdapat di dalam kutipan kitab suci yang mengatakan bahwa iman dapat memindahkan gunung.
Percaya..???
benar-benar percaya bahwa anda dapat memindahkan gunung, maka anda pun mampu melakukannya
dan memang benar, anda tidak dapat memindahkan gunung dengan mengangankannya saja,
anda tidak akam mendapatkan pekerjaan yang lebih baik hanya dengan mengangankannya,
anda juga tidak akan mendapatkan rumah besar hanya dengan mengangankan nya saja, anda tidak dapat menjadi pemimpin hanya dengan megangankannya menjadi pemimpin.
Akan tetapi kita dapat memindahkan gunung dengan kepercayaan , kepercayaan;sikap "saya positif saya dapat", membangkitkan kekuatan, keterampilan dan energi yang di perlukan untuk berhasil.
jika anda percaya "saya dapat melakukannya" dan benar-benar percaya, maka "bagaimana melakukannya" pun berkembang secara otomatis.
Percaya bahwa tidak mungkin untuk mendaki tinggi, mereka pun tidak menemukan anak tangga yang menuju ke tempat tertinggi.
mereka mendekati pekerjaan dengan sikap "saya akan mencapai puncak", dan dengan kepercayaan besar, mereka pun mencapai puncak.
Percaya bahawa mereka akan berhasil, dan itu bukannya tidak mungkin mereka belajar dan mengamati sikap orang-orang yang sudah berhasil.
kepercayaan akan hasil yang besar adalah kekuatan penggerak, daya di belakang semua buku besar, drama besar, penemuan ilmiah yang besar. percayalah, benar-benar percaya bahwa anda dapat berhasil, maka anda pun akan berhasil.
Kepercayaan adalah termostat yang mengatur apa yang kita capai di dalam hidup, pelajari orang yang berjalan dengan kaki terseret dalam keadaan pas-pasan, ia percaya dirinya kurang berharga sehingga ia pun hanya menerima sedikit. ia tidak percaya dirinya dapat mengerjakan hal-hal besar, dan ia pun tidak mengerjakan hal-hal besar, ia percaya dirinya tidak penting.
Keberhasilan berarti erhasilan brti memperoleh kehormatan, kepemimpinan, disegani oleh rekan bisnis, dan populer di kalangan teman.
Keberhasilan terutama berarti kebebasan, kebebasan dari kekhawatiran, ketakutan, frustasi, dan kegagalan.
Keberhasilan berarti menang
keberhasilan,prestasi adalah tujuan hidup !!!
salah satu dari kearifan pemba
ngun keberhasilan yg paling praktis terdapat di dalam kutipan kitab suci yang mengatakan bahwa iman dapat memindahkan gunung.
Percaya..???
benar-benar percaya bahwa anda dapat memindahkan gunung, maka anda pun mampu melakukannya
dan memang benar, anda tidak dapat memindahkan gunung dengan mengangankannya saja,
anda tidak akam mendapatkan pekerjaan yang lebih baik hanya dengan mengangankannya,
anda juga tidak akan mendapatkan rumah besar hanya dengan mengangankan nya saja, anda tidak dapat menjadi pemimpin hanya dengan megangankannya menjadi pemimpin.
Akan tetapi kita dapat memindahkan gunung dengan kepercayaan , kepercayaan;sikap "saya positif saya dapat", membangkitkan kekuatan, keterampilan dan energi yang di perlukan untuk berhasil.
jika anda percaya "saya dapat melakukannya" dan benar-benar percaya, maka "bagaimana melakukannya" pun berkembang secara otomatis.
Percaya bahwa tidak mungkin untuk mendaki tinggi, mereka pun tidak menemukan anak tangga yang menuju ke tempat tertinggi.
mereka mendekati pekerjaan dengan sikap "saya akan mencapai puncak", dan dengan kepercayaan besar, mereka pun mencapai puncak.
Percaya bahawa mereka akan berhasil, dan itu bukannya tidak mungkin mereka belajar dan mengamati sikap orang-orang yang sudah berhasil.
kepercayaan akan hasil yang besar adalah kekuatan penggerak, daya di belakang semua buku besar, drama besar, penemuan ilmiah yang besar. percayalah, benar-benar percaya bahwa anda dapat berhasil, maka anda pun akan berhasil.
Kepercayaan adalah termostat yang mengatur apa yang kita capai di dalam hidup, pelajari orang yang berjalan dengan kaki terseret dalam keadaan pas-pasan, ia percaya dirinya kurang berharga sehingga ia pun hanya menerima sedikit. ia tidak percaya dirinya dapat mengerjakan hal-hal besar, dan ia pun tidak mengerjakan hal-hal besar, ia percaya dirinya tidak penting.
Dunia Kesendirian Ku Menemani Hidup Ku
SEPI ….
AKU HANYA BERTEMAN DENGAN SEPI
MENIKMATI INDAH BAYANG MU DISINI
SENDIRI…
KU TERPERANGKAP SEORANG DIRI MENYUSURI LANGKAH KAKI YANG
ENTAH TAHU AKAN KEMANA
HILANG…
SEMUA TELAH HILANG DAN TAK KAN PERNAH KEMBALI LAGI
SAAT ITU AKU TERSADAR
DAN TERBANGUN DARI DUNIA ITU BAHWA AKU BENAR-BENAR BUTUH CINTA DAN AKU JUGA BUTUH KASIH
SAYANG DI SINI
AKU MERASA PERHATIAN DAN PENGERTIAN SANGAT JAUH MENINGGALKAN
KEHIDUPAN KU AKU MERASA TANPA CINTA ITU HIDUP TERASA HAMPADAN ALAM PUN TANPA CINTA TAK KAN PERNAH BISA BERSEMI
UNTAIAN DEMI UNTAIAN KATA
YANG TERSIRAT DALAM MAKNA
SELALU KU SUSUN KALIMAT DEMI KALIMAT
HINGGA MENJADI BAIT PUISI TERINDAH,NAMUN APALAH DAYA DIRIKU SAAT INI KINI TANGAN KU PUN TAK SAMPAI UNTUK MENGGENGGAM CINTAMU
DISANA
DIMANAKAH AKAN KU CARI CINTA ITU ?
HARUS KAH KU KAIS DALAM BINGKISAN BAIT
KINI HIDUP KU KIAN TERSAKITI DENGAN PERASAAN INI GUNDAH
SEMAKIN HARI SEMAKIN MENJADI
KINI GALAU KIAN MERASUKI HIDUP KU
DAN AIR MATA KU KINI SEAKAN MENGHANTUI SETIAP MALAM KU HANYA MENATAP LANGIT, DI KELILINGI OLEH CAHAYA LAMPU YANG REDUP
MENGHANTAR KAN TIDUR KU YANG TERLALU SINGKAT
MEMBAYANGKAN PERJALANAN CINTAKU SAAT INI YANG TAK TAHU ENTAH
DIMANA
KISAH CINTA YANG TIDAK AKAN PERNAH ADA UJUNGNYA
UKIRAN CINTAKU KINI HANYA SEKILAS SAJA
DATANG DAN PERGI UNTUK SELAMA-LAMANYA CINTA KU TIDAK ADA YANG BERMAKNA KU INGIN MENGGANTUNG KAN CINTA INI DALAM KEHIDUPAN KU
MENGUBUR DALAM-DALAM PADA HIDUP INI
TETAPI SETIAP MALAM AKU MENGINGINKAN SELALU ADA SESEORANG
YANG MEMBERIKAN KEHANGATAN CINTA
YANG MEMBERIKAN CUMBU RAYU MANIS NYA SETIAP MALAM, TETAPI ITU HANYA BAYANGAN YANG TAK AKAN MUNGKIN BISA KU
RASAKAN SAAT INI
KINI HIDUP KU BERGULAT DENGAN DUNIA SEPI..
Rabu, 02 April 2014
Cinta ku Bertepuk Sebelah Tangan
Rasa nya semua terjadi begitu cepat, kita berkenalan lalu tiba-tiba merasakan perasaan yg aneh.
setiap hari rasa nya berbeda dan tak lagi sama.
kamu hadir membawa banyak perubahan dalam hari-hari ku,
hitam dan putih menjadi lebih berwarna ketika sosok mu hadir mengisi ruang-ruang kosong di hatiku
Tak ada percakapan yg biasa, seakan-akan semua terasa begitu ajaib dan luar biasa.
entahlah, perasaan ini bertumbuh melebihi
batas yg ku tahu.
aku menjadi takut kehilangan kamu, siksaan datang bertubi-tubi ketika tubuhmu tidak berada di samping ku.
kamu seperti mengendalikan otak dan hati ku, ada sebab yg tak ku mengerti sedikit pun.
aku sulit jauh dari mu, aku membutuhkan mu sepertiaku butuh udara.napas ku akan tercekat jika sosok mu hilang
dari pandangan mata. salahkah jka kamu selalu ku nomer satukan.
tapi.... entah mengapa sikap mu tidak seperti sikapku, perhatian mutak sedalam perhatianku,
tatapan mu tak setajam tatapan mata ku.
adakah kesalahan di antara aku dan kamu ? apakah kamu tak merasakan yg juga aku rasakan?
kamu mungkin belum terlalu paham dengan perasaan ku, karena kamu memang tak pernah sibuk memikirkan ku.
berdosakah jika aku seringkali menjatuh kan airmata untuk mu? aku selalu kehilangan kamu,
dan kamu juga selalu pergi tanpa meminta izin.
MEMINTA IZIN ?? memang nya aku siapa? kekasih mu? Bodoh !! Tolol !! hadir dalam mimpimu pun aku sudah bersyukur,
apalagi bisa jadi milikmu seutuh nya. mungkin kah? bisakah?
janji mu terlalu banyak, hingga aku lupa menghitung mana saja yg belum kamu tepati. begitu sering kamu menyakiti, tapi
ku maafkan lagi berkali-kali. lihatlah aku yg hanya bisa terdiam dan membisu.
pandang lah aku yg mencintaimu dengan tulus begitu bulus. seberapa tidak pentingkah aku?
apakah aku hanyalah persimpangan jalan yg selalu kau abaikan juga kau tinggalkan?
apakah aku tak berharga di mata mu? apakah aku hanyalah boneka yg selalu ikut aturan mu? aku tak bisa bicara banyak,
juga tak ingin mengutarakan semua yg terlanjur terjadi, aku tak berhak berbicara tentang cinta, jika kau terus tulikan telinga
aku tak mungkin bisa berkata rindu, jika berkali-kali kau ciptakan jarak yg semakin jauh, aku tak bisa apa-apa selain memandangi mu
dan membawa namamu dalam percakapan panjang ku dengan tuhan.
sadarkah jemari mu selalu lukai hati ku? ingatkah perkataan mu selalu menghancur leburkan mimpi-mimpi ku? apakah aku tak pantas
bahagia bersama mu? terlalu banyak pertanyaan, aku muak sendiri. aku mencintaimu yg belum mencintaiku.
aku mengagumi mu yg belum tentu paham dengan rasa kagum ku.
aku bukan siapa-siapa di mata mu, dan tak akan pernah menjadi siapa-siapa. sebenarnya, aku juga ingin tahu, di manakah kau letakkan
hati ku yg selama ini ku berikan pada mu. tapi, pasti enggan menjawab dan tak mau tahu soal rasa penasaran ku.
siapakah seseorang yg telah beruntung
karena memiliki hati mu?
mungkin ... semua memang salah ku, yg menganggap semuanya berubah sesuai keinginan ku.
yg bermimpi bisa menjadi kan mu lebih dari teman. salahkah jika perasaan ku bertumbuh melebihi batas kewajaran?
aku mencintaimu tidak hanya sebagai teman, tetapi juga sebagai seseorang yg begitu bernilai dalam hidup ku.
namun, semua jauh dari harapan ku selama ini. mungkin, memang aku yg terlalu berharap terlalu banyak.
aku lah yg tak menyadari posisiku dan menyadari letak muyg sesunggu nya jauh dari genggaman tangan,
akulah yg bodoh, aku lah yg bersalah !
tenang lah, tak perlu memperhatikan ku lagi, aku terbiasa tersakiti kok, terutama jika sebabnya kamu.
tidak perlu basa-basi, aku bisa sendiri. dan, kamu pasti tak sadar, aku berbohong jika aku bisa begitu mudah melupakanmu.
menjauhlah, aku ingin dekat dengan kesepian saja, di sana lukaku terobati, di sana tak ku temui orang seperti mu.
yg berganti-ganti topeng dengan mudah nya, yg berkata sayang dengan gampang nya.
setiap hari rasa nya berbeda dan tak lagi sama.
kamu hadir membawa banyak perubahan dalam hari-hari ku,
hitam dan putih menjadi lebih berwarna ketika sosok mu hadir mengisi ruang-ruang kosong di hatiku
Tak ada percakapan yg biasa, seakan-akan semua terasa begitu ajaib dan luar biasa.
entahlah, perasaan ini bertumbuh melebihi
batas yg ku tahu.
aku menjadi takut kehilangan kamu, siksaan datang bertubi-tubi ketika tubuhmu tidak berada di samping ku.
kamu seperti mengendalikan otak dan hati ku, ada sebab yg tak ku mengerti sedikit pun.
aku sulit jauh dari mu, aku membutuhkan mu sepertiaku butuh udara.napas ku akan tercekat jika sosok mu hilang
dari pandangan mata. salahkah jka kamu selalu ku nomer satukan.
tapi.... entah mengapa sikap mu tidak seperti sikapku, perhatian mutak sedalam perhatianku,
tatapan mu tak setajam tatapan mata ku.
adakah kesalahan di antara aku dan kamu ? apakah kamu tak merasakan yg juga aku rasakan?
kamu mungkin belum terlalu paham dengan perasaan ku, karena kamu memang tak pernah sibuk memikirkan ku.
berdosakah jika aku seringkali menjatuh kan airmata untuk mu? aku selalu kehilangan kamu,
dan kamu juga selalu pergi tanpa meminta izin.
MEMINTA IZIN ?? memang nya aku siapa? kekasih mu? Bodoh !! Tolol !! hadir dalam mimpimu pun aku sudah bersyukur,
apalagi bisa jadi milikmu seutuh nya. mungkin kah? bisakah?
janji mu terlalu banyak, hingga aku lupa menghitung mana saja yg belum kamu tepati. begitu sering kamu menyakiti, tapi
ku maafkan lagi berkali-kali. lihatlah aku yg hanya bisa terdiam dan membisu.
pandang lah aku yg mencintaimu dengan tulus begitu bulus. seberapa tidak pentingkah aku?
apakah aku hanyalah persimpangan jalan yg selalu kau abaikan juga kau tinggalkan?
apakah aku tak berharga di mata mu? apakah aku hanyalah boneka yg selalu ikut aturan mu? aku tak bisa bicara banyak,
juga tak ingin mengutarakan semua yg terlanjur terjadi, aku tak berhak berbicara tentang cinta, jika kau terus tulikan telinga
aku tak mungkin bisa berkata rindu, jika berkali-kali kau ciptakan jarak yg semakin jauh, aku tak bisa apa-apa selain memandangi mu
dan membawa namamu dalam percakapan panjang ku dengan tuhan.
sadarkah jemari mu selalu lukai hati ku? ingatkah perkataan mu selalu menghancur leburkan mimpi-mimpi ku? apakah aku tak pantas
bahagia bersama mu? terlalu banyak pertanyaan, aku muak sendiri. aku mencintaimu yg belum mencintaiku.
aku mengagumi mu yg belum tentu paham dengan rasa kagum ku.
aku bukan siapa-siapa di mata mu, dan tak akan pernah menjadi siapa-siapa. sebenarnya, aku juga ingin tahu, di manakah kau letakkan
hati ku yg selama ini ku berikan pada mu. tapi, pasti enggan menjawab dan tak mau tahu soal rasa penasaran ku.
siapakah seseorang yg telah beruntung
karena memiliki hati mu?
mungkin ... semua memang salah ku, yg menganggap semuanya berubah sesuai keinginan ku.
yg bermimpi bisa menjadi kan mu lebih dari teman. salahkah jika perasaan ku bertumbuh melebihi batas kewajaran?
aku mencintaimu tidak hanya sebagai teman, tetapi juga sebagai seseorang yg begitu bernilai dalam hidup ku.
namun, semua jauh dari harapan ku selama ini. mungkin, memang aku yg terlalu berharap terlalu banyak.
aku lah yg tak menyadari posisiku dan menyadari letak muyg sesunggu nya jauh dari genggaman tangan,
akulah yg bodoh, aku lah yg bersalah !
tenang lah, tak perlu memperhatikan ku lagi, aku terbiasa tersakiti kok, terutama jika sebabnya kamu.
tidak perlu basa-basi, aku bisa sendiri. dan, kamu pasti tak sadar, aku berbohong jika aku bisa begitu mudah melupakanmu.
menjauhlah, aku ingin dekat dengan kesepian saja, di sana lukaku terobati, di sana tak ku temui orang seperti mu.
yg berganti-ganti topeng dengan mudah nya, yg berkata sayang dengan gampang nya.
Langganan:
Komentar (Atom)




